GALUNGGUNG

Berangkat menuju galunggung tanggal 31Desember’10 pada hari juma’t setelah shalat juma’t kami bertiga ,aku dan 2 teman ku yang bernama Fajar,dan devi berangkat naik angkutan kota 010 menuju Bantar ( jalan menuju objek wisata Galunggung) ongkos pun cukup Rp.2500/orang dari sini lah perjalanan kami dimulai.Berharap dapat tumpangan truk ternyata tak kunjung tiba,sampai akhirnya terjadi kemacetan di bantar lewo yang mengakibatkan antrean truk nih foto nya.

(Kanan Devi Kiri Fajar )

Akibat macet langsung aku dan 2 teman ku naik ke atas truk berharap truk tersebut sampai ke Galunggung.Ternyata impian ku salah truk tersebut malah belok tak karuan yang membawa aku dan 2 orang teman ku menuju tempat tambang pasir yang jelas bukan jalan menuju objek wisata Galunggung.Nasib sial gerutuk ku dalam hati,hingga aku bernyayi perjalanan ini terasa sangat menyedihkan lagu nya Ebiet G Ade.Ditambah lagi jalan menuju Galunggung yang rusak parah sungguh memalukan,debu dan asap truk pun hinggap di sekujur tubuh,namun tidak membuat semangat pudar,tetap semangat perjalanan masih jauh sekitar 20 km lagi euh lelah bukan ,Belum lagi nanti perjalanan menuju kawah Galunggung.



(anggap tak ada motor )

Tepat nya jam 19.00 wib masih di hari yang sama kami berhasil sampai di pintu masuk objek wisata cipanas Galunggung,Namun seperti biasa aku menggunakan jalur tikus,karena aku tak mau bayar tiket seharga Rp.4500 yang entah dikemanakan oleh para petugas jaga,hasil dari objek wisata Galunggung .hihih maaf bapak dinas

Kami sampai di kaldera Galunggung pukul 21.00 WIB dengan tertatih-tatih menaiki satu -persatu anak tangga yang berjumlah 620 anak tangga.Namun iseng nya aku dan teman ku yang berusaha menghitung ulang jumlah anak tangga,dengan nafas ngos-ngosan hitungan kami pun kacau jumlahnya melebihi jumlah seharusnya.Tenda pun berdiri kokoh selama 2 hari sampai tanggal 2 january’11


(Tangga menuju kawah Galunggung di siang hari)


Berharap dapet view kembang api di malam tahun baru malah sial gak keliat.Kami putuskan untuk turun dan berendam di pemandian air panas.


Singkat cerita kami pulang,seperti biasa jalan kaki lagi menyedihkan😦 .Maaf bila ada kata-kata yang tak sesuai dengan EYD ma’lum newbie bagi yang suka silahkan caci maki ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: